Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik menjadi manusia seutuhnya. Dalam kerangka pendidikan humanistik, sekolah perlu memberikan ruang yang luas bagi keberadaan, pilihan, kreativitas, identitas, serta pengalaman personal setiap siswa. Salah satu wahana yang efektif untuk mewujudkan pendidikan humanistik adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ini memberikan kesempatan siswa untuk mengolah rasa (empati dan kesadaran emosional), karsa (kemauan dan motivasi), serta karya (kreativitas dan produktivitas). ekstrakurikuler bukan sekadar aktivitas pendukung, tetapi bagian integral dari proses pendidikan yang holistik dan humanistik — pendidikan yang memanusiakan manusia, dan membekali siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang utuh, merdeka, dan bermakna. @A.Linda.